|
Bisnis ritel kecil sering kali sulit berkembang lantaran kesulitan modal dan lemahnya manajemen. Pengusaha ritel kecil juga lemah dalam menjalin negosiasi dengan pemasok sehingga harga jual yang ditawarkan tidak lebih murah dibanding dengan peritel besar.
1. Catat setiap gerakan. Fluktuasi harga dan kegiatan pesaing harus rajin diamati. Pergerakan penjualan dan barang juga harus diperhatikan karena tidak semua barang akan laku terus-menerus.
2. Tingkatkan posisi tawar dengan pemasok. Jaga stabilitas pesanan barang. Hal ini menyangkut kepercayaan pemasok kepada peritel. Jangan terjebak dengan iming-iming bonus, dan perbarui kesepakatan yang bisa lebih menguntungkan kedua pihak.
3. Manfaatkan ruang yang ada secara tepat. Keterbatasan tempat sering kali menjadi kendala sehingga tidak semua produk bisa dipajang. Karena itu. jual lah barang yang cepat laku dan jangan segan mengubah susunan produk di etalase agar senantiasa menarik mata.
4. Manjakan pelanggan. Identifikasi data dan kebutuhan pelanggan. Ciptakan toko dengan suasana yang menyenangkan dan lakukan perubahan terus-menerus. Tetapkan harga yang kompetitif sehingga mereka yakin memperoleh barang bermutu dengan harga yang wajar. Hindari stock out (barang habis) karena akan membuat konsumen pergi dan tidak kembali lagi.
|