|
Untuk mengembangkan motivasi karyawan, pakar manajemen Amerika Serikat (AS) F John Reh mengungkap kiat suksesnya sebagai berikut.
1. Ingin lebih inovatif? Jika Anda ingin karyawan lebih inovatif, biarkan mereka tahu bahwa pekerjaan mereka terjamin kendati deskripsi kerja berubah.
2. Jangan menjadi orang yang menghancurkan motivasi.
Tugas sebagai pemimpin adalah membuat dan menjadikan karyawan tetap termotivasi dan bekerja demi mencapai tujuan bersama. Mencaci-maki di depan mereka atau rekan yang lain jelas menghancurkan motivasi mereka. Perhatikan tindakan Anda agar tidak merugikan Anda sendiri karena menghilangkan motivasi karyawan.
3. Sumber daya terbesar yang Anda miliki adalah karyawan.
Anda mungkin saja memiliki peralatan teknologi canggih. Tapi, tanpa karyawan, itu tak berarti apa-apa. Perlakukan karyawan dengan cara yang sama atau lebih baik seperti Anda merawat peralatan Anda.
4. Kobarkan semangat.
Ketika mereka bergabung dalam organisasi Anda, tentunya mereka bersemangat dan siap melakukan hal-hal berat. Seiring dengan perjalanan waktu, antusiasme kerap menurun. Karena itu, lakukanlah hal-hal yang membuat karyawan bersemangat dan Anda akan kagum dengan hasilnya.
5. Dengarkan karyawan Anda.
Percuma saja menghabiskan waktu dan usaha untuk mencari dan memekerjakan orang-orang terbaik jika Anda hanya memandang sebelah mata pada hasil yang mereka kerjakan.
6. Manusia bukan jamur.
Jamur dapat tumbuh subur kendati berada di tempat gelap dan diberi makan ala kadarnya. Sebaliknya, manusia akan berkembang dengan baik bila diperhatikan dan diberi informasi yang tepat.
7. Libatkan orang-orang Anda.
Jauh lebih mudah meminta karyawan mematuhi keputusan perusahaan jika mereka diberi kesempatan berpartisipasi dalam diskusi tersebut. Manajemen memang harus membuat keputusan, tetapi jika mereka dapat kesempatan untuk mengutarakan pendapat mereka akan lebih mudah beradaptasi.
8. Mendengarkan dengan aktif.
Dengarkan klien Anda, karyawan, para pemasok, dan siapapun yang berkaitan dengan bisnis Anda. Setelah itu dengan jujur pula evaluasi apa yang mereka katakan, tanpa membiarkan ego Anda berbicara. Dengan begitu, Anda akan belajar sesuatu yang menguntungkan bisnis Anda.
9. Layanan pelanggan yang berkualitas berbasis pada tiga hal inti, yaitu respek, nilai, dan pendekatan kemanusiaan.
Ketika Anda berhasil menerapkan ini pada karyawan, Anda bakal mampu menerapkan ini pada klien Anda.
|